Digital

Perpindahan Operator Permainan Online ke Port City Sri Lanka: Gelombang Baru dalam Dunia Gaming

· 2 mnt

Pengenalan

Dalam beberapa waktu terakhir, Port City Colombo di Sri Lanka tengah menarik perhatian sebagai destinasi baru bagi operator game online yang sebelumnya berbasis di Filipina. Dengan regulasi ketat terhadap POGO di Filipina, banyak operator dan staf mereka mencari lokasi baru yang lebih ramah untuk menjalankan bisnis mereka.

Alasan Utama Perpindahan

Kebijakan Filipina terhadap POGO

Pemerintah Filipina mengambil langkah tegas dengan melarang operasi POGO, bertujuan mengendalikan aktivitas judi ilegal dan meningkatkan pemasukan negara dari pajak. Ini mendorong para operator untuk mencari tempat lain yang memberikan iklim bisnis lebih mendukung.

Port City sebagai Alternatif

Port City Colombo, sebagai bagian dari ibu kota Sri Lanka, menawarkan berbagai insentif ekonomi dan regulasi yang menarik bagi operator game online. Zona Ekonomi Khusus di lokasi ini memfasilitasi pembentukan bisnis baru, menjadikannya tempat yang strategis untuk melanjutkan operasi.

Dampak pada Tenaga Kerja

Perekrutan Mantan Pekerja POGO

Operator game online di Sri Lanka gencar merekrut tenaga kerja berpengalaman dari Filipina dan negara-negara Asia lainnya. Melalui iklan dan kampanye, mereka menjanjikan stabilitas dan peluang karir yang lebih baik.

Migrasi Tenaga Kerja ke Sri Lanka

Ribuan pekerja dari negara seperti China, Filipina, Vietnam, dan Kamboja telah pindah ke Sri Lanka untuk bekerja dengan operator-operator ini. Banyak dari mereka beroperasi tanpa izin, menarget pasar yang memiliki pembatasan terhadap perjudian online.

Kontribusi Perusahaan Lokal

Kolaborasi dengan Perusahaan BPO dan IT

Beberapa perusahaan BPO dan IT di Sri Lanka bekerja sama dengan operator game untuk mendirikan usaha dan membantu memperoleh izin tinggal dan kerja bagi pekerja asing ini, memperlancar aspek legal dan operasional.

Kawasan Aktivitas Gaming

Area seperti Fort, Town Hall, dan Havelock City di Colombo kini menjadi pusat dari kegiatan permainan online, dengan gedung-gedung tinggi yang menjadi basis operasional mereka.

Kebijakan dan Keamanan

Regulasi Pemerintah Sri Lanka

Eranga Weeraratne, Wakil Menteri Ekonomi Digital Sri Lanka, menegaskan bahwa regulasi perjudian yang tengah dikembangkan akan diterapkan di seluruh wilayah, termasuk Port City. Langkah ini diambil untuk memperkuat kerjasama dengan negara lain dalam menanggulangi perjudian online ilegal.

Tekanan dari Aparat Hukum

Penegakan hukum di Asia memaksa jaringan judi ilegal untuk berpindah ke arah barat, termasuk Sri Lanka. Sejak 2026, lebih dari 1.000 orang asing yang terlibat dalam kejahatan siber telah ditangkap.

Prospek Industri Gaming di Masa Depan

Dengan kerangka regulasi perjudian yang baru, Sri Lanka berupaya menarik lebih banyak investasi dan operator game online. Ditambah dengan kerjasama internasional yang kuat, Port City diharapkan bisa tumbuh menjadi pusat perjudian berskala global.