Finansial

Pengadilan Swedia Tegaskan Hukuman Pelanggaran AML untuk Tiga Perusahaan Perjudian

· 2 mnt

Pembukaan

Pengadilan Administratif Swedia baru-baru ini menegaskan sanksi yang diberikan oleh Spelinspektionen, regulator perjudian nasional, kepada tiga perusahaan kasino terkait pelanggaran kebijakan anti pencucian uang (AML). Perusahaan-perusahaan yang terkena dampak adalah Betsson, Snabbare, dan Spooniker.

Landasan Kasus dan Putusan Pengadilan

Pertimbangan Pengadilan dalam Kasus Pengadilan berpendapat bahwa tindakan Spelinspektionen sudah tepat saat menjatuhkan sanksi berupa peringatan dan denda pada Mei 2025, setelah dilakukan penyelidikan terkait peraturan AML yang diabaikan oleh perusahaan-perusahaan tersebut. Pengadilan menolak klaim dari para perusahaan yang menilai bahwa penerapan aturan oleh regulator terlalu ketat dan denda tersebut berlebihan.

Tanggapan Perusahaan Terhadap Putusan

Betsson menyampaikan bahwa pendekatan regulator terhadap verifikasi asal dana terlalu sempit dan tidak adil. Namun, setelah mengkaji ulang, pengadilan menyatakan bahwa ketiga perusahaan tersebut tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh regulasi AML di Swedia.

Detail Denda yang Dikenakan

  • Betsson dikenakan denda sebesar SEK 6,5 juta, yang setara dengan €589.400.
  • Snabbare, yang dioperasikan oleh ComeOn Group, dikenakan denda SEK 5,5 juta atau €498.700.
  • Sementara itu, Spooniker yang dikelola oleh Kindred, harus membayar denda lebih besar, yaitu SEK 10 juta atau €906.700.

Keseriusan Pelanggaran

Keputusan ini menunjukkan seriusnya pelanggaran oleh perusahaan-perusahaan tersebut. Spelinspektionen menekankan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut gagal dalam memenuhi kewajiban untuk menelusuri sumber dana dari pelanggan mereka dengan benar.

Fokus Pemeriksaan Regulator

Pemeriksaan oleh regulator menargetkan pelanggan berusia 18 hingga 29 tahun, terutama 50 orang dengan setoran tertinggi sepanjang tahun 2023. Hasilnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut gagal mengidentifikasi dengan tepat sumber dana, terutama ketika setoran tidak sebanding dengan penghasilan kena pajak yang dilaporkan.

Ilustrasi Pelanggaran

Salah satu pelanggaran terjadi ketika seorang pelanggan Betsson melakukan 163 setoran dengan jumlah total SEK 491.950 antara September hingga Desember 2023, meskipun penghasilan bersih tahunan pelanggan tersebut hanya SEK 310.000. Risiko pelanggan dikategorikan rendah hingga sedang, tetapi Betsson tidak cukup menyelidiki asal uang yang disetor tersebut.

Esensialnya Kepatuhan pada Standar AML

Urgensi Pengkajian Ulang Pelanggan Putusan pengadilan ini menggarisbawahi pentingnya pengujian dan pengecekan latar belakang pelanggan dalam sistem kerja AML Swedia. Spelinspektionen menolak argumen operator yang mengaitkan setoran dengan kemenangan judi sebelumnya, menegaskan bahwa verifikasi sumber dana tidak dilaksanakan dengan tepat.

Kesimpulan

Kasus ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap standar AML oleh perusahaan judi. Putusan pengadilan Swedia mempertegas konsekuensi serius dari pelanggaran peraturan pencucian uang, yang dapat berujung pada denda besar.